Sudah hampir satu bulan lamanya
aku tidak bertugas. Aku hanya mengabiskan waktu untuk menunggu. Tentu saja
menunggu itu adalah hal yang paling aku benci. Aku ingin cepat-cepat melakukan
kegiatan seperti biasanya. Tapi, tidak ada orang yang memintaku. Maksudnya, memberik
aku suatu tugas. Aku bisa saja melakukan sesuatu tanpa kehendak orang lain,
tapi untuk apa, aku hanya mendapatkan kerugian. Aku pun bersabar menanti, hingga
suatu ketika seseorang datang
Tampilkan postingan dengan label Fiksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fiksi. Tampilkan semua postingan
Jumat, 02 Oktober 2015
Rabu, 30 September 2015
Sandra
Sudah lama sekali aku ingin
mengungkapkan hal ini. Aku ingin sekali memberitahunya, tapi selalu saja gagal.
Sebelumnya, kuberi tahu bahwa namanya adalah Alexandra, dia suka dipanggil Sandra.
Aku pertama kali berkenalan dengannya di lapangan belakang kampus. Dia adalah
cewek yang cantik, mungkin karena dia beruntung memiliki kulit yang putih.
Momen pertama itu, aku tidak banyak bicara padanya. Aku memang bukan orang yang
pandai dalam
Kamis, 12 Juni 2014
Insomnia
Sudah beberapa hari ini
aku tidak dapat tidur. Sebenarnya apa yang telah terjadi denganku. Aku tak
dapat melakukan aktivitasku seperti biasanya. Jadwal tidurku kacau. Semua jadi
ikut terbawa kacau, salah satunya pikiranku juga kacau.
Senin, 09 Juni 2014
McD KuTek?
Cerita ini bermula ketika angan-angan segerombolan bocah yang tidak kesampaian. Tiga anak ini ingin makan di McD tapi malas untuk pergi ketempat itu. Karena McD ada di Akses UI, sedangkan mereka ada di Kutek (maksudnya di sini adalah suatu daerah). Seperti yang kamu duga, mereka sangat suka menghabiskan uang demi kenikmatan, dalam kasus ini membeli makanan. Sempat suatu ketika ada yang bertanya kepada salah satu dari mereka. Si Joko bertanya kepada si Glen yang salah seorang dari tiga sekawan ini.
Rabu, 04 Juni 2014
Jatuh Tertidur
Kemarin malam, aku kedatangan teman lama yang tinggalnya di seberang kota. Temanku itu datang ke kostan untuk sekedar mampir dan melepas semua kerinduan. Kami berdua saling bercakap-cakap lama sekali, padahal apa yang kami omongkan hanya sekedar bualan belaka. Tetapi aku senang, walau tak tahu kenapa, mungkin aku bahagia karena dapat mengungkapkan kata-kata yang tak bermakna itu.
Langganan:
Postingan (Atom)