Cerita ini bermula ketika angan-angan segerombolan bocah yang tidak kesampaian. Tiga anak ini ingin makan di McD tapi malas untuk pergi ketempat itu. Karena McD ada di Akses UI, sedangkan mereka ada di Kutek (maksudnya di sini adalah suatu daerah). Seperti yang kamu duga, mereka sangat suka menghabiskan uang demi kenikmatan, dalam kasus ini membeli makanan. Sempat suatu ketika ada yang bertanya kepada salah satu dari mereka. Si Joko bertanya kepada si Glen yang salah seorang dari tiga sekawan ini.
"Kenapa lu suka bangat menghabiskan uang?" Tanya Joko.
"Kenapa memang?! Suka-suka gw, ini uang-uang gw, masalah buat lu! Lagian uangkan fungsinya untuk dibelanjakan." Jawab Glen dengan nada tinggi.
"Jadi, Kita makan di McD nih?" Tanya Wawan kepada Joko dan Glen yang bermaksud meredakan suasana.
"Yah iya lah! Gw udh lama nih gak makan ayam." Kata Glen.
Mereka bertiga pun memutuskan untuk pergi ke McD yang ada di Akses UI. Tapi tidak kunjung pergi. Mereka tetap saja berada di kostan.
Sebelum melanjutkan, bagi yang sudah tau Kutek itu apa dan dimana, silakan loncat saja keparagraf berikutnya. Bagi yang belum tau, Kutek adalah kepanjangan dari Kukusan Teknik. Nama itu merupakan suatu tempat di Depok, tepatnya suatu daerah di dekat kampus UI. Sebenarnya, nama asli daerah itu Kukusan tetapi ditambah Teknik karena berdekatan dengan Fakultas Teknik. Sedangkan Akses UI adalah daerah yang ada di Depok yang letaknya jauh atau di luar area kampus, perlu naik angkutan umum untuk mencapainya. Jadi bisa dibayangkan jauhnya untuk jalan ke McD, dari Kutek ke Akses UI.
Singkat cerita, dari kemalasan mereka untuk makan di McD yang letaknya jauh dari kostan mereka, akhirnya mereka membuat suatu kebohongan yang dilampiaskan kepada orang-orang sekitar kampus. Mereka berbohong bahwa McD ada di Kutek, persisnya ada di belakang masjid Kutek. Sebab, secara fakta di situ sedang ada pembangunan, tetapi entah apa yang sedang dibangun, yang jelas bukan McD.
Kebohongan itu lama-lama mulai tersebar. Pada awalnya kebohongan itu terjadi hanya di dalam diri mereka. Mulanya yang membuat cerita yang bohong itu berawal dari Joko yang membohongi Wawan karena sikapnya yang polos, dan kemudian si Glen diberi tau oleh Joko tentang kebohongan itu, ketiganya adalah bocah-bocah itu, bocah-bocah pengerusuh. Hal ini tadinya hanya untuk bercandaan. Sampai suatu saat menjadi perbincangan yang serius, serius untuk membuktikannya. Akhirnya cerita ini sudah tersebar cukup luas.
Salah seorang teman kampus mereka, sebut saja Tono, pernah meminta mereka untuk membuktikan cerita itu. Sebab, si Tono merupakan orang yang cukup keritis, cukup keritis untuk dibodohi. Lalu, si Glen bersedia untuk menunjukan tempat McD Kutek berada, tapi dia meminta imbalan yang akan dia dapat bila hal itu terbukti benar. Si Tono menjawab bahwa dia akan meneraktir Glen makan, dan sebaliknya bila tidak ada maka si Glen yang akan meneraktir Tono. Mereka berdua lalu sepakat, namun tidak ada yang dari mereka bergerak. Ya! Seperti yang kamu kira, mereka sebenarnya tak benar-benar sepakat. Pada akhirnya, si Glen lelah akan semua kebohongan itu, lalu dia memberi tahu kalau McD ada di Kutek adalah sebuah kebohongan. Tono pun marah dan kemudian tertawa cenge-ngesan. Tetapi, Glen masih membela diri pada Tono, dia berkata bahwa siapa suruh mau ditipu olehnya. Dari pengakuan tiga sekawan itu (Joko, Glan, dan Wawan), akhirnya semua kebohongan terungkap oleh anak-anak kampus.
Dari cerita di atas, saya bermaksud memberikan pesan bahwa tidak ada salahnya untuk bermimpi akan suatu hal. Sebab, hal itu dapat memberi kita semangat. Saya percaya bahwa semua yang terjadi dalam hidup kita bermula dari mimpi-mimpi. Banyak ilmuwan besar bermula dari mimpi-mimpi yang besar, aneh, sampai gila atau sulit untuk dibayangkan. Coba kamu bayangkan dulu ada orang yang bermimpi untuk ke bulan, dimana hal itu gila untuk dilakukan pada zamannya, dan sekarang sudah ada beberapa orang yang mendarat di bulan. Mungkin saja mimpi bocah-bocah Kutek itu bisa jadi kenyataan di suatu hari benaran ada McD di Kutek. Karena mimpi itu masih memungkinkan untuk dilakukan atau direalisasikan. Jadi, tidak ada yang mustahil di dunia ini, kecuali jika tidak memimpikan sesuatu.
Selamat Bermimpi!
PESAN MORALNYA JAGO JUGA KAKAK
BalasHapusKutek. Bakalan kangen kutek setelah gue pindah ke mares :')
BalasHapus