Kali ini biarkanlah diriku yang
bercerita, mencurahkan isi hati. Sering teman-temanku meminta saran atau
sekedar nasihat dariku. Tapi, saat ini, aku sendiri tidak bisa mengatasi sebuah
noda yang timbul di dalam jiwaku. Ya, setitik noda yang membandal. Ini bukanlah
produk iklan sabun, namun suatu perasaan yang tak dapat dihapuskan. Rasa itu
benar-benar membebankan, menyakitkan, dan kadang-kadang membuat diriku
Kamis, 31 Juli 2014
Rabu, 30 Juli 2014
Menjadi Bijak Itu Sulit
Apabila
kamu bertemu dengan sesorang yang bijak, patut bila kamu ajak bicara, dan kamu tidak
bicara dengannya maka kamu kehilangan sebuah kesempatan. Sebaliknya, apabila kamu
bertemu dengan orang yang tidak patut diajak bicara, dan kamu bicara dengannya maka kamu menyia-nyiakan ucapanmu.
Kebahagiaan adalah bebas dari keterikatan mengenai
Selasa, 24 Juni 2014
Berbicara Cinta?
Aku hidup di dunia ini
bagaikan bermain puzzle yang berantakan dan harus menyatukan
setiap potongan yang ada, sehingga menjadi gambar yang utuh supaya dapat
memahami makna gambar yang terdapat pada puzzle tersebut.
Semenjak aku menyadari diriku hidup di dunia ini, aku mengtahui banyak misteri
disekitarku. Tidak gampang untuk menyelesaikan misteri yang ada. Tetapi aku
ingin mencoba mengatasi misteri yang aku miliki dengan usahaku sendiri, walau
tidak akan terpecahkan.
Kamis, 12 Juni 2014
Insomnia
Sudah beberapa hari ini
aku tidak dapat tidur. Sebenarnya apa yang telah terjadi denganku. Aku tak
dapat melakukan aktivitasku seperti biasanya. Jadwal tidurku kacau. Semua jadi
ikut terbawa kacau, salah satunya pikiranku juga kacau.
Senin, 09 Juni 2014
McD KuTek?
Cerita ini bermula ketika angan-angan segerombolan bocah yang tidak kesampaian. Tiga anak ini ingin makan di McD tapi malas untuk pergi ketempat itu. Karena McD ada di Akses UI, sedangkan mereka ada di Kutek (maksudnya di sini adalah suatu daerah). Seperti yang kamu duga, mereka sangat suka menghabiskan uang demi kenikmatan, dalam kasus ini membeli makanan. Sempat suatu ketika ada yang bertanya kepada salah satu dari mereka. Si Joko bertanya kepada si Glen yang salah seorang dari tiga sekawan ini.
Langganan:
Postingan (Atom)